H. Jazuli Juwaini, Lc. MA

.

Rabu, 19 Januari 2011

Jazuli Juwaeni, Bekas Calon Bupati Tangerang Tak Ciut Nyalinya Meski Nyaris Dibogem

Bekas calon Bupati tangerang Jazuli Juwaini tak ciut nyalinya meski mengenai wajah politisi PKS itu. "Waktu saya mau naik tangga, saya mau dipukul oleh dua orang. berpakaian partai tertentu. Tapi, saya mengelak, akhirnya tidak kena,"cerita anggota Komisi VIII DPR ini kepada Rakyat Merdeka.

Jazuli yang berpasangan dengan Airin Rachmi Diany ini sangat menyayangkan kejadian itu karena terjadi di gedung DPRD dan dijaga aparat keamanan.

Dia tidak tahu alasan mereka mau memukul dirinya. "Ya, mungkin saja, mereka sengaja bikin saya down, lalu mengundurkan diri. Tapi saya tidak terpengaruh dengan cara kotor, kasar, anak-anak dan pengecut seperti itu," tegasnya.


Ayah dari tiga orang anak ini tidak terpengaruh oleh intimidasi itu. Jazuli tetap maju di Pilkada Tangerang 28 Januari 2008. Pasangan Jazuli-Airin maju dengan dukungan dari PKS dan lima partai kecil lainnya.

Suami Latifah ini mengaku, maju sebagai calon Bupati Tangerang karena alasan struktural yang ditugaskan PKS dan memiliki alasan pribadi yang didorong oleh realita.

Sebagai orang Tangerang, Jazuli terpanggil untuk melakukan perubahan di Kabupaten Tangerang, daerah yang menurutnya banyak potensi tapi rakyatnya belum bisa memenuhi kebutuhan dasar hidupnya.

Meski sudah duduk sebagai anggota DPR, tapi Jazuii tetap maju sebagai calon bupati. Karena, sebagai bupati, dia bisa membuat kebijakan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Misalnya, menggratiskan sekolah. Tinggal bikin kebijakan dan diminta persetujuan dari DPRD. Kalau saya sebagai DPR saya tidak bisa mengeksekusi kebijakan. Hanya bikin undang-undang yang kadang sifatnya general," papar kelahiran Bekasi 2Maret 1968 ini.

Tapi, keinginan Jazuli kandas. Sebab, hasil rekapitulasi KPUD Tangerang menempatkan pasangan Jazuli-Airin pada posisi kedua dengan 575,485 suara (39,20 persen).
Sedangkan peringkat penaraa ditempari pasangan Ismet Iskandar-Rano Karno yang didukung Partai Golkar, PDIP, PPP, PAN, dan 12 partai lain dengan 326,534 suara (56.29 persen).

Sementara di tempat ketiga pasangan Usamah Hisyam-Habib Alvi Ali Al-Husainy yang diusung Partai Demokrat dan PKB 66,215 suara (4.51 persen).

Kenapa bisa kalah? Menurut Jazuli. ada beberapa sebab, diantaranya belum profesionalnya KPUD Tangerang. "Daerah yang bcrpotensi memilih saya tidak dimasukkan ke dalam daftar pemilih tetap (DPT). Di komplek-komplek yang pemilihnya rasional misalnya, ada 500 pemilih yang dikasih hanya 150,"ujarya.

Selain itu, lanjut Jazuli, rakyat masih mudah dipengaruhi dengan sedikit imbalan.
"Selama rakyat masih belum bisa mencukupi kebutuhan hidupnya, demokrasi akan sangal susah dijalankan. Artinya, masyarakat kurang mampu sangat mudah dipengaruhi dengan sedikit imbalan saja," katanya.

Ditanya apakah ada rencana mencalonkan kembali sebagai Bupati Tangerang, Jazuli mengaku belum terpikir.

"Saya sedang fokus di komis VIII. Saat ini, anggaran mensejahterakan masyarakat terlalu banyak dipecahnya. Ke depan akan kita fokuskan agar memudahkan kordinasi dan evaluasinya," tutupnya. • BCG


KORAN RAKYAT MERDEKA
SENIN, 13 DESEMBER 2010
RUBRIK GERPOL HAL. 6

Comments :

0 komentar to “Jazuli Juwaeni, Bekas Calon Bupati Tangerang Tak Ciut Nyalinya Meski Nyaris Dibogem”